BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

Is paper more recyclable than plastic?

2023-10-07

Apakah kertas lebih mudah didaur ulang daripada plastik?

Pertanyaan ini sering muncul ketika kita membahas bahan-bahan yang umumnya digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kertas dan plastik adalah dua bahan yang paling umum ditemui dan digunakan di berbagai industri. Namun, ketika datang untuk mendaur ulang, apakah ada perbedaan antara kertas dan plastik? Apakah kertas lebih mudah didaur ulang daripada plastik?

Pada dasarnya, kertas dan plastik merupakan dua jenis bahan yang berbeda dalam hal struktur dan komposisi, oleh karena itu juga memerlukan proses daur ulang yang berbeda. Namun, secara umum, kertas cenderung lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik.

Kertas adalah material yang terbuat dari serat kayu atau tanaman, seperti pohon. Bahan baku kertas dapat diperbaharui melalui perkebunan dan hutan yang berkelanjutan. Pohon yang digunakan untuk membuat kertas dapat ditanam kembali, dan siklus ini dapat berlanjut secara berkelanjutan. Selain itu, kertas memiliki kemampuan untuk terurai secara alami, sehingga jika tidak didaur ulang, bahan ini dapat mengurai sendiri dalam waktu yang relatif singkat. Proses daur ulang kertas melibatkan penghancuran kertas bekas menjadi serat halus, penambahan air untuk membentuk bubur kertas, dan kemudian proses penyaringan dan penekanan untuk menghasilkan kertas baru.

Di sisi lain, plastik adalah bahan yang terbuat dari minyak bumi atau gas alam. Pembuatan plastik melibatkan proses kimia yang kompleks dan tidak ramah lingkungan. Plastik juga terkenal karena lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terurai secara alami. Beberapa jenis plastik bahkan membutuhkan waktu berabad-abad untuk mengurai. Dalam kondisi yang tidak menunjang, plastik dapat bertahan selama ribuan tahun sebelum benar-benar terdegradasi. Proses daur ulang plastik juga lebih rumit dan melibatkan proses seperti penghancuran, pencairan, dan pembentukan ulang untuk menghasilkan produk plastik baru.

Satu faktor penting dalam kemudahan mendaur ulang adalah tingkat pencemaran bahan yang akan didaur ulang. Kertas seringkali tidak terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya dan dapat dengan mudah dipisahkan dari bahan-bahan lain seperti kaca atau logam. Plastik, di sisi lain, sering terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya sehingga mempersulit proses daur ulang. Selain itu, variasi plastik yang berbeda juga sulit untuk dipisahkan satu sama lain dan diproses bersama-sama dalam proses daur ulang.

Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua jenis kertas dan plastik dapat didaur ulang dengan mudah. Kertas yang like berlapis, kertas termal, atau kertas yang terkontaminasi cat atau minyak sulit didaur ulang dan dapat mempengaruhi kualitas produk daur ulang. Plastik juga memiliki jenis dan kode numerik yang berbeda yang mempengaruhi tingkat daur ulang yang mungkin. Terkadang, plastik jenis tertentu sulit didaur ulang karena keterbatasan teknologi atau kurangnya fasilitas daur ulang plastik di suatu daerah.

Dalam upaya untuk menjaga lingkungan, penting bagi kita untuk memilih bahan yang dapat dengan mudah didaur ulang. Kertas lebih mudah didaur ulang daripada plastik karena sifat material dan komposisinya yang ramah lingkungan. Namun, sangat penting juga bagi pemerintah dan produsen untuk memberikan dukungan penuh dalam upaya daur ulang ini. Diperlukan infrastruktur daur ulang yang memadai dan program pendidikan publik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendaur ulang dan memilih produk yang ramah lingkungan.

Kesimpulannya, kertas lebih mudah didaur ulang daripada plastik. Sifat alamiah dan komposisi kertas yang ramah lingkungan membuatnya lebih mudah terurai secara alami dan dikembalikan menjadi produk baru. Meskipun ada beberapa jenis kertas dan plastik yang sulit didaur ulang, pilihan bijak yang ramah lingkungan adalah memilih produk yang dapat dengan mudah didaur ulang dan mendukung praktik daur ulang yang berkelanjutan.