BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

What does Walmart do with its food waste?

2023-10-12

Apa yang dilakukan Walmart dengan limbah makanannya?

Sebagai salah satu toko serba ada terbesar di dunia, Walmart memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola limbah makanannya dengan tepat. Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi langkah-langkah yang diambil oleh Walmart untuk mengurangi dampak limbah makanan mereka dan upaya mereka dalam meminimalkan pemborosan sumber daya.

Walmart menyadari bahwa perusahaan mereka dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan dalam rantai pasokan makanan. Oleh karena itu, mereka telah mengambil berbagai langkah untuk mengelola limbah makanan mereka dengan cara yang ramah lingkungan.

Salah satu langkah pertama yang diambil oleh Walmart adalah dengan bermitra dengan organisasi amal dan lembaga makanan yang terpercaya. Mereka menyumbangkan makanan berlebih yang masih layak konsumsi ke organisasi seperti Feeding America dan Food Banks of Canada. Dalam beberapa tahun terakhir, Walmart telah menyumbangkan lebih dari 600 juta pound makanan di Amerika Serikat saja. Langkah ini membantu mengurangi pemborosan makanan sambil memberikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Selain itu, Walmart juga telah mengembangkan program internal untuk mengurangi limbah makanan mereka di toko-toko mereka. Mereka melatih karyawan mereka tentang praktik-praktik pengelolaan limbah dan mengurangi pemborosan. Misalnya, mereka menggunakan teknologi dan sistem manajemen inventaris untuk memantau persediaan makanan mereka dengan lebih efisien, memastikan bahwa makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa diidentifikasi dan digunakan dengan baik sebelum dibuang.

Pendekatan yang terkoordinasi seperti ini membantu mengurangi limbah makanan dan memastikan bahwa makanan yang masih layak konsumsi tidak terbuang percuma. Selain itu, Walmart juga menggunakan metode seperti pemilahan sampah dan daur ulang untuk mengurangi dampak limbah makanan mereka terhadap lingkungan.

Namun, meskipun upaya yang dilakukan oleh Walmart dalam mengelola limbah makanan mereka, masih ada beberapa kritik tentang praktik mereka. Beberapa pengamat mengatakan bahwa Walmart harus mengambil langkah lebih lanjut dalam mencegah terciptanya limbah makanan, bukan hanya mengelolanya setelah terjadi. Beberapa orang juga berpendapat bahwa ada potensi untuk mengurangi pemborosan makanan melalui kampanye edukasi kepada konsumen tentang membeli makanan dengan bijak dan mengurangi pembelian berlebihan.

Selain itu, beberapa laporan menunjukkan bahwa ada limbah makanan yang terbuang di tingkat pemasok dan distributor sebelum mencapai toko-toko Walmart. Oleh karena itu, ada panggilan untuk perusahaan seperti Walmart untuk bekerja sama dengan mitra rantai pasokan mereka dalam mengurangi limbah makanan secara keseluruhan, bukan hanya di toko-toko mereka.

Walmart menyadari bahwa masih ada tantangan yang perlu diatasi dalam mengelola limbah makanan mereka, dan perusahaan tersebut terus mencari inovasi dan peluang baru untuk memperbaiki kinerja mereka dalam hal ini. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka telah meluncurkan "Project Gigaton", dengan tujuan mengurangi emisi gas rumah kaca dalam rantai pasokan mereka, termasuk pengurangan limbah makanan.

Secara keseluruhan, meskipun masih ada ruang untuk peningkatan, Walmart telah mengambil sejumlah langkah yang baik dalam mengelola limbah makanan mereka. Dengan bermitra dengan organisasi amal dan lembaga makanan, serta mengembangkan program internal untuk mengurangi pemborosan, mereka berusaha untuk mengurangi dampak negatif mereka terhadap lingkungan. Semoga langkah-langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam upaya mereka untuk mengelola limbah makanan dengan cara yang lebih bertanggung jawab.