BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

how long does it take for biodegradable plastic to break down

2023-10-15

Plastik menjadi masalah besar di seluruh dunia karena sifatnya yang tidak dapat diuraikan. Timbulnya kesadaran tentang dampak negatifnya terhadap lingkungan telah mendorong inovasi baru dalam teknologi plastik. Salah satu inovasi terakhir adalah pengembangan plastik yang dapat terurai secara hayati atau lebih dikenal sebagai plastik biodegradable. Plastik biodegradable diproduksi menggunakan bahan-bahan organik yang alami, seperti pati jagung atau pati kentang, yang memungkinkannya terurai dengan lebih cepat daripada plastik konvensional.

Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi plastik biodegradable untuk terurai sepenuhnya? Jawabannya mungkin bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis plastik dan kondisi lingkungan di mana plastik tersebut terbuang.

Plastik biodegradable dapat terurai dengan berbagai tingkat kecepatan, tergantung pada komposisi dan metode produksi. Ada dua jenis plastik biodegradable yang umum digunakan, yaitu plastik dengan degradasi biologi dan degradasi non-biologi.

Plastik dengan degradasi biologi adalah jenis plastik biodegradable yang akan terurai oleh mikroorganisme seiring waktu. Proses ini melibatkan serangkaian reaksi biologis, seperti enzim dan bakteri, yang akan memecah plastik menjadi komponen yang lebih kecil dan akhirnya terurai sepenuhnya. Waktu yang dibutuhkan untuk degradasi biologis dapat bervariasi dari beberapa bulan hingga beberapa tahun, tergantung pada jenis mikroorganisme yang hadir, suhu lingkungan, dan tingkat kelembaban.

Di sisi lain, plastik dengan degradasi non-biologi terurai melalui proses kimia alami yang melibatkan panas, cahaya matahari, atau oksigen. Proses ini memungkinkan molekul plastik mengalami pemecahan struktural dan akhirnya terurai sepenuhnya. Waktu yang dibutuhkan untuk degradasi non-biologi juga bervariasi tergantung pada faktor-faktor lingkungan, seperti suhu dan tingkat kelembaban. Namun, proses ini umumnya memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan degradasi biologis.

Penting untuk dicatat bahwa plastik biodegradable seiring waktu akan membusuk menjadi komponen organik yang lebih kecil. Meskipun terjadi proses terurai plastik, produk akhirnya masih ada dalam bentuk mikroplastik yang tetap mempengaruhi lingkungan. Mikroplastik adalah fragmen plastik berukuran mikroskopik yang dapat mencemari tanah, air, dan ekosistem lainnya. Oleh karena itu, penting bagi produsen dan pengguna untuk mempertimbangkan dampak penuh dari plastik biodegradable, termasuk potensi pembentukan mikroplastik.

Selain faktor-faktor lingkungan, teknik daur ulang juga dapat memengaruhi waktu degradasi plastik biodegradable. Beberapa plastik biodegradable memerlukan kondisi yang tertentu, seperti suhu dan kelembaban yang tinggi, agar dapat terurai sepenuhnya. Jika plastik biodegradable dicampur dengan plastik konvensional dalam proses daur ulang, kemungkinan plastik tersebut tidak akan terurai dengan benar dan kondisi lingkungan yang ada tidak dapat memecahkan komponennya secara efektif.

Dalam rangka meningkatkan keefektifan terurai plastik biodegradable, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan pengembangan bahan kimia yang ramah lingkungan. Penemuan baru dalam teknologi plastik dapat membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk terurai sepenuhnya dan mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan.

Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan untuk plastik biodegradable terurai sepenuhnya dapat bervariasi dari beberapa bulan hingga beberapa tahun, tergantung pada komposisi, metode produksi, dan kondisi lingkungan. Pentingnya pemilahan limbah dan daur ulang dengan benar juga tidak bisa diabaikan. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menggunakan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti kantong belanja kain atau botol air tahan ulang, adalah langkah penting dalam mengurangi dampak negatif plastik pada lingkungan.