BAYDEE

HOME ABOUT PRODUCTS NEWS CONTACT

Are plastic bags made from cornstarch biodegradable?

2023-09-29

Apakah tas plastik yang terbuat dari pati jagung bisa terdegradasi secara alami?

Tas plastik menjadi masalah lingkungan yang serius di seluruh dunia. Miliaran tas plastik digunakan setiap tahunnya, dan hanya sedikit yang benar-benar didaur ulang. Dalam upaya untuk mengurangi dampak negatif tas plastik terhadap lingkungan, beberapa perusahaan telah mulai menggunakan bahan baru untuk membuat tas plastik biodegradable. Salah satu bahan yang digunakan adalah pati jagung.

Tas plastik yang terbuat dari pati jagung sering disebut sebagai tas plastik bioplastik atau kompos. Mereka dibuat dengan mencampurkan pati jagung dengan bahan polimer lainnya, seperti poliester atau polietilen. Pati jagung yang digunakan dalam proses ini biasanya berasal dari sumber alami yang dapat diperbarui dan ramah lingkungan.

Keuntungan utama tas plastik yang terbuat dari pati jagung adalah kemampuannya untuk terdegradasi secara alami dalam waktu yang relatif singkat. Ini berarti bahwa setelah tas plastik terbuat dari pati jagung dibuang, mereka dapat diurai oleh mikroorganisme alami dalam tanah. Proses degradasi ini menghasilkan sisa-sisa organik yang lebih mudah diatasi oleh lingkungan daripada tas plastik biasa.

Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua tas plastik yang diklaim terbuat dari pati jagung benar-benar biodegradable. Beberapa tas plastik yang beredar di pasaran mungkin mengandung hanya sebagian pati jagung atau tambahan zat lain yang menghalangi proses degradasi. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa tas plastik yang Anda gunakan memenuhi standar biodegradable yang diakui secara internasional.

Selain itu, meskipun tas plastik yang terbuat dari pati jagung dapat terdegradasi secara alami, mereka mungkin tidak selalu menjadi pilihan yang lebih baik daripada tas plastik biasa. Proses produksi tas plastik biodegradable ini dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca dan memerlukan bahan-bahan tambahan, yang dapat menyebabkan dampak lingkungan negatif. Oleh karena itu, penting untuk melihat keseluruhan siklus hidup tas plastik, mulai dari produksi hingga pembuangan, sebelum menentukan apakah itu adalah solusi yang lebih baik daripada tas plastik konvensional.

Selain itu, tas plastik yang terbuat dari pati jagung juga mungkin tidak terdegradasi dengan baik dalam kondisi tertentu. Kondisi seperti suhu rendah atau kelembapan yang tinggi dapat membuat proses degradasi menjadi lebih lambat atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Oleh karena itu, penggunaan tas plastik biodegradable ini harus dilakukan dengan hati-hati, terutama di area yang memiliki iklim yang tidak mendukung degradasi yang cepat.

Terlepas dari beberapa keterbatasan ini, penggunaan tas plastik yang terbuat dari pati jagung masih dapat membantu mengurangi dampak negatif tas plastik terhadap lingkungan. Dalam hal ini, penting bagi konsumen untuk menjaga agar tas plastik ini tidak mencemari lingkungan dengan mendaur ulang atau membuangnya dengan benar. Penggunaan kembali dan daur ulang tas plastik ini akan membantu dalam melindungi lingkungan dan mengurangi limbah plastik yang berakhir di lautan dan akhirnya merusak ekosistem laut.

Kesimpulannya, tas plastik yang terbuat dari pati jagung dapat secara alami terdegradasi dan merupakan alternatif yang lebih baik daripada tas plastik biasa. Namun, dimensi lingkungan lainnya, seperti emisi gas rumah kaca selama produksi dan kemungkinan ketidakmampuan tas plastik biodegradable untuk terdegradasi dengan baik dalam kondisi tertentu, perlu diperhitungkan juga. Oleh karena itu, penggunaan tas plastik biodegradable ini harus disikapi dengan hati-hati dan penggunaan kembali atau daur ulang tas tersebut harus dipromosikan.